Rapat Arahan Mudir: Penguatan Regulasi dan Sinergi Pengelolaan Lembaga

Yayasan Al-Oesmaniyyah PTDI Tegaskan Komitmen Kelembagaan yang Tertib dan Terarah

Dalam upaya memperkuat tata kelola lembaga yang profesional dan terintegrasi, Mudir Yayasan Al-Oesmaniyyah PTDI menggelar rapat koordinasi dan arahan khusus kepada Perwakilan dewan guru dari dua lembaga pendidikan formal di bawah naungan yayasan, yakni Madrasah Tsanawiyah (MTs) YAPIS dan Madrasah Aliyah (MA) YAPIS.

Kegiatan yang berlangsung pada awal tahun ajaran baru ini menjadi momen penting dalam menyampaikan regulasi internal, standar operasional pendidikan, serta arah kebijakan lembaga ke depan. Dihadiri langsung oleh Mudir beserta para pimpinan struktural, para guru mendapatkan arahan yang mencakup aspek manajerial, kedisiplinan, penguatan karakter siswa, peningkatan kualitas pengajaran, serta komitmen terhadap visi misi yayasan.

Dalam arahannya, Mudir menekankan bahwa guru bukan hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pengawal arah perjalanan lembaga. Oleh karena itu, sinergi, komunikasi, dan kesatuan sikap menjadi kunci keberhasilan lembaga. Ia menyampaikan bahwa dunia pendidikan hari ini tidak hanya menuntut kompetensi akademik, tetapi juga keteladanan, tanggung jawab, dan kemampuan adaptasi terhadap dinamika zaman.

“Lembaga ini bukan sekadar tempat belajar, tapi medan perjuangan dakwah dan pendidikan akhlak. Setiap guru adalah representasi nilai-nilai yang diperjuangkan Yayasan Al-Oesmaniyyah PTDI. Maka, regulasi bukan untuk membatasi, tapi untuk menjaga arah agar tetap lurus, efektif, dan profesional.” – ujar Mudir dalam sambutannya.

Beberapa poin penting yang menjadi fokus pembahasan rapat ini antara lain:

  • Peningkatan mutu kedisiplinan guru dan siswa

  • Regulasi absensi, jam mengajar, dan pelaporan kegiatan pembelajaran

  • Standar pengawasan dan penanganan siswa bermasalah secara preventif dan solutif

  • Kolaborasi lintas-lembaga antara MTs dan MA dalam agenda pendidikan bersama

  • Evaluasi dan pelaporan capaian pembelajaran berbasis indikator kinerja

Selain itu, Mudir juga mengajak seluruh guru untuk menjadi agen perubahan dalam pembentukan karakter siswa yang Islami dan berintegritas. Dalam konteks ini, guru diminta tidak hanya menguasai materi pelajaran, tetapi juga membangun relasi spiritual dan emosional dengan peserta didik, serta menanamkan nilai keikhlasan dan keteladanan.

Acara rapat diakhiri dengan sesi tanya jawab dan penyampaian laporan dari masing-masing lembaga, serta komitmen bersama untuk menjalankan regulasi yang telah disusun dengan penuh tanggung jawab dan semangat kebersamaan.

Dengan adanya rapat ini, diharapkan pengelolaan MTs dan MA YAPIS di bawah Yayasan Al-Oesmaniyyah PTDI semakin tertib, solid, dan mampu menjadi lembaga pendidikan Islam yang berdaya saing tinggi serta mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, dan berdedikasi untuk ummat dan bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Yapis Al-Oesmaniyyah PTDI © All rights reserved